Tampilkan postingan dengan label Resep Makanan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Resep Makanan. Tampilkan semua postingan

Selasa, 21 Oktober 2014

kuah kuning 

Papeda tak akan lengkap tanpa keberadaan ikan kuah kuning, si pendamping setia. Meski memiliki kuah encer tanpa santan, ikan kuah kuning cukup kaya rasa. Ini karena bumbu yang digunakan cukup variatif. Ikan yang digunakan untuk masakan ini biasanya ikan tongkol, kakap, kembung, gabus, maupun ikan kue. Ada yang lebih suka ikan dengan tekstur daging yang padat karena tidak mudah hancur ketika dimasak. Ada pula yang suka ikan bertekstur lebih lembut karena lebih nikmat ketika disantap. Pilihan ikan tergantung selera masing-masing.
Berikut ini adalah cara membuat Ikan Kuah Kuning:

Bahan

  • Ikan ekor kuning ukuran sedang 1 ekor. Bersihkan dan potong-potong.
  • Jenis ikan bisa diganti sesuai selera seperti ikan tongkol, ikan gabus atau ikan mubara.
  • Jeruk nipis 2 buah
  • Daun kemangi
  • Cabe rawit 6 buah, biarkan utuh (jumlahnya sesuai selera)
  • Serai 1 batang. Memarkan
  • Daun salam 2 lembar
  • Air matang ± 600 ml

Bumbu halus:

  • Bawang putih 2 siung
  • Bawang merah 4 siung
  • Kemiri 3 butir
  • Jahe ± 2 cm
  • Kunyit ± 2 cm
  • Gula pasir 1 sendok makan
  • Garam 1 sendok teh

Cara membuat:

  • Lumuri ikan dengan jeruk nipis dan garam. Sisihkan sejenak.
  • Tumis bumbu halus dengan sedikit minyak. Masukkan pula serai dan daun salam, masak hingga harum.
  • Tambahkan air ke dalam tumisan bumbu, masak hingga mendidih.
  • Masukkan ikan tongkol dan cabe rawit. Jangan lupa beri gula dan garam secukupnya. Masak hingga matang.
  • Sesaat setelah matang, segera masukkan daun kemangi dan perasan jeruk nipis. Aduk hingga rata. Ikan kuah kuning pun siap disajikan bersama papeda.
 Sumber : http://artikel.okeschool.com/artikel/makanan/1214/resep-ikan-kuah-kuning--pendamping-wajib-bersantap-papeda.html

sayur kangkung

Papeda dan ikan kuah kuning tak akan lengkap tanpa keberadaan sayur tumis kangkung, si pendamping setia. Untuk membuat tumis kangkung tidak susah-susah banget. Berikut cara membuat tumis kangkung sang pendamping papeda dan ikan kuah kuning agar lebih nikmat.

Bahan

2-3 ikat kangkung, bersihkan dan siangi, sisihkan 2 siung Bawang Merah, iris tipis, sisihkan 3 siung Bawang Putih, iris tipis, sisihkan 3 sendok makan minyak goreng, untuk menumis 1 buah cabe merah, iris serong tipis, sisihkan 150 ml Air Gula putih, secukupnya Garam, secukupnya Kecap Manis, secukupnya

Cara Membuat

  1. Panaskan minyak goreng dengan api kecil, lalu tumis bawang putih dan bawang merah hingga wangi baunya.
  2. Masukkan pula cabe merah yang sudah diiris, aduk-aduk lanjutkan dengan memasukkan kangkung yang sudah disiangi. Campurkan aduk sebentar, tambahkan air.
  3. Jika kalian suka pedas, cabe merahnya bisa kalian tambah sesuai selera.
  4. Lalu tambahkan gula, garam dan kecap manis, aduk hingga rata jangan lupa cicipi.
  5. Masak hingga bumbu meresap. Angkat, dan tumis kangkung siap di hidangkan ketika masih hangat.
Sekian cara membuat resep tumis kangkung pelengkap papeda dan Ikan Kuah Kuning.
Selamat Menikmati.

Sumber : http://artikel.okeschool.com/artikel/makanan/1215/resep-masakan-tumis-kangkung-pelengkap-papeda.html

papeda 

Saat ini, beras tak lagi menjadi sumber karbohidrat utama bagi kebanyakan orang. Di rumah makan banyak sekali kita jumpai karbohidrat pengganti beras seperti kasbi (singkong, ubi kayu), ubi jalar, keladi (talas), dan pisang. Makanan tersebut biasa dihidangkan dengan cara direbus. Selain itu, pengganti karbohidrat yang cukup popular dari Timur Indonesia adalah papeda.
Papeda adalah bubur sagu, biasanya disajikan dengan ikan tongkol, ikan mubara, dan ikan ekor kuning yang di bumbui kunyit. Makanan ini adalah makanan khas Maluku dan Irian Jaya.
Makanan yang berwarna putih bening dan bertekstur seperti lem ini memiliki rasa yang tawar. Tetapi, setelah dicampurkan dengan ikan atau ayam kuah asam, rasanya pun akan menggugah siapapun yang menyantapnya.
Menu santapan yang tak kalah dengan nasi ini cocok untuk santapan makan berat Anda. Karena mengandung karbohidrat, papeda mampu mengenyangkan perut, juga sebagai sumber tenaga.
Seiring dengan banyaknya inovasi pada makanan, papeda bisa dikreasikan dengan campuran sayur mayur seperti kangkung, bayam, daun melinjo, kacang panjang, jagung, dan otung. Untuk memperoleh rasa asam secara alami, dapat menggunakan perasan belimbing sayur atau jeruk limau.
Jika Anda penyuka pedas jangan khawatir untuk menambahkan cabai didalamnya. Cukup sediakan beberapa cabai rawit merah dan tomat, rasanya akan membuat lidah Anda ketagihan untuk mencicipinya.

Sejarah

Di berbagai wilayah pesisir dan dataran rendah di Papua, sagu merupakan bahan dasar dalam berbagai makanan. Sagu bakar, sagu lempeng, dan sagu bola, menjadi sajian yang paling banyak dikenal di berbagai pelosok Papua, khususnya dalam tradisi kuliner masyarakat adat di Kabupaten Mappi, Asmat, hingga Mimika. Papeda merupakan salah satu sajian khas sagu yang jarang ditemukan. Antropolog sekaligus Ketua Lembaga Riset Papua, Johszua Robert Mansoben, menyatakan bahwa papeda dikenal lebih luas dalam tradisi masyarakat adat Sentani dan Abrab di Danau Sentani dan Arso, serta Manokwari.

Cara membuat

Bahan:

  • Tepung sagu 100 gr
  • Air 1000 cc
  • Garam 1/2 sdt
  • Gula 1/2 sdt
  • ikan tongkol kuah kuning yang dimasak dengan menggunakan bumbu kunyit.

Cara membuat:

  1. Cairkan tepung sagu dengan sebagian air, kurang lebih 300 cc. Tambahkan pula garam dan gula.
  2. Rebus sisa air (700 cc) hingga mendidih.
  3. Tuangkan air mendidih ke dalam adonan tepung sagu secara perlahan-lahan sembari diaduk-aduk hingga sagu matang merata.
  4. Tanda sagu sudah matang adalah warnaya menjadi putih bening. Jika matangnya belum merata, adonan sagu bisa dimasak sebentar di atas api kecil sambil terus diaduk.
  5. Begitu matangnya sudah merata, segera angkat sagu dan sajikan hangat. Bila dingin tekstur dan rasanya bisa berubah.
  6. Hidangkan papeda dengan ikan kuah kuning dan tumis sayuran (biasanya kangkung atau bunga pepaya).
Untuk mengambil adonan sagu yang lengket gunakan dua bilah sumpit yang dipegang kedua tangan. Masukkan sumpit dalam adonan lalu putar-putar dengan cepat. Masukkan adonan sagu ke dalam piring yang sudah diisi kuah kuning yang cukup banyak. Menyantapnya pun butuh trik yang unik, yakni dengan menghisap/menyedot papeda dari tepi piring sembari meminum kuahnya. Tapi jika tak biasa, boleh saja menggunakan bantuan sendok.

Sumber : http://artikel.okeschool.com/artikel/makanan/1213/cara-membuat-papeda--masakan-khas-papua-.html